Minggu, 15 Mei 2011

GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN & SAP

GARIS BESAR PROGRAM PENDIDIKAN
MATA KULIAH        : PENILAIAN STATUS GIZI
SKS                           : 1
TIU                                       : Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat menilai status gizi.
DESKRIPSI              : Mata kuliah ini membahas tentang penilaian status gizi dan metode-metode penilaian status gizi.



No
Tujuan instruksional Khusus
Pokok Bahasan
Sub. Pokok Bahasan
Metode
Media
Waktu
Kepustakaan
1
2
3
4
5
6
7
8
1
Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar penilaian status gizi.
Konsep dasar penilaian status gizi
-       Pengertian / definisi penilaian status gizi.
-       istilah yang berhubungan dengan status gizi.
-       Pentingnya penilaian status gizi.
Ceramah, tanya jawab
Laptop,LCD, Wireless, Whiteboard
60 menit
1-4
2
Mahasiswa dapat menjelaskan metode penilaian status gizi secara langsung.
Metode penilaian status gizi secara langsung
-       Pengukuran Antropometri
-       Pemeriksaan Biokimia
-       Pemeriksaan Klinis

Ceramah,  Tanya jawab, Tugas mandiri
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
2x60 menit
1-2
3
Mahasiswa dapat menjelaskan metode penilaian status gizi secara tidak langsung.
Metode penilaian status gizi secara tidak langsung
-       Survei konsumsi makanan
-       Analisis Statistik vital

Ceramah,  Tanya jawab, Tugas mandiri
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
2x60 menit
1-2
4
Mahasiswa dapat menjelaskan penilaian Variabel Ekologi
Penilaian variabel ekologi
-       faktor ekologi
-       metode pengumpulan data variabel ekologi
-       analisis variabel ekologi
Ceramah,  Tanya jawab, Tugas mandiri
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
2x60 menit
1-2
5
Mahasiswa dapat melakukan pengumpulan data penilaian status gizi
Pengumpulan data
-       survei
-       surveilans
-       data sekunder
Ceramah,  Tanya jawab, Tugas mandiri
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
2x60 menit
1-2
6
Mahasiswa dapat menentukan  status gizi
menentukan status gizi
-       penilaian status gizi secara langsung
-       penilaian status gizi secara tidak langsung
-       penilaian variabel ekologi
Ceramah,  Tanya jawab, Tugas mandiri
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
2x60 menit
1-3
7
Mahasiswa dapat mengevaluasi hasil penilaian status gizi
Evaluasi penilaian status gizi
Evaluasi penilaian status gizi
diskusi
Laptop,LCD, Wireless,
Whiteboard
60 menit
1-4


Kepustakaan
1.     Supariasa I. D. N., Bakri B., Fajar I. (2002). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC. Pp. 17-190
2.     Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat. (2010). Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers. Pp. 275-303
3.     Almatsier S. (2004). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Pp. 301-308
4.     Irianto K., Waluyo K. (2004). Gizi dan Pola Hidup Sehat. Bandung: Yrama Widya. Pp. 77-78



SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

Mata Kuliah                   :            PENILAIAN STATUS GIZI
Kode Mata Kuliah          :            KGM 605
SKS                            :            1
Waktu Pertemuan           :            2 Jam (2 x 60menit)
Pertemuan ke                :            2-3
A.                    TUJUAN
1.              TIU      :           Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat menilai status gizi.
2.              TIK       :           Mahasiswa dapat menjelaskan metode penilaian status gizi secara langsung.
B.    Pokok Bahasan              :           Metode penilaian status gizi secara langsung
C.    Sub Pokok bahasan        :           -           Pengukuran Antropometri
                                                -           Pemeriksaan Biokimia
                                                -           Pemeriksaan Klinis
D.    Kegiatan belajar mengajar
Tahap Kegiatan
Kegiatan Pengajar
Kegiatan Mahasiswa
Media & Alat Pengajaran
PENDAHULUAN
§ Deskripsi
§ Tujuan
§ Relevansi/manfaat
-                                  Mengadakan Review  Pokok Bahasan sebelumnya
-  Menyampaikan deskripsi singkat materi
-                                  Menyampaikan TIK pada pertemuan ini
- Menyampaikan bahwa materi akan disampaikan dalam 2 kali pertemuan
- Memperhatikan

Laptop, LCD, Wireless,
Whiteboard
PENYAJIAN
§ Uraian
§ Contoh
§ Latihan


-  Menjelaskan pengertian dan penggunaan pengukuran antropometri dalam penilaian status gizi.
-  Menjelaskan beberapa contoh pengukuran antropometri.
-  Menjelaskan pengertian dan penggunaan pemeriksaan biokimia dalam penilaian status gizi.
-  Menjelaskan beberapa contoh pemeriksaan biokimia.
-  Menjelaskan pengertian dan penggunaan pemeriksaan klinis dalam penilaian status gizi.
-  Menjelaskan beberapa contoh pemeriksaan klinis.
-   Memperhatikan 
-   Mencatat
Laptop, LCD, Wireless,
Whiteboard
PENUTUP
§ Tes
§ Umpan balik
§ Tindak Lanjut
-  Memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang ingin bertanya
-  Memberikan tugas mandiri
-  Mengingatkan kembali referensi buku yang dapat dibaca berkaitan dengan mata kuliah tersebut.
-   Menyampaikan pertanyaan bila masih ada yang belum jelas tentang materi yang disampaikan
-   Mencatat tugas mandiri yang diberikan

Laptop, LCD, Wireless,
Whiteboard

E.   Evaluasi          :
1.       Jelaskan tentang pengukuran antropometri, bagaimana cara penggunaanya dan berikan 3 contoh dari pengukuran antropometri, serta keuntungan dan kerugian dari pengukuran tersebut.  
2.       Jelaskan tentang pemeriksaan biokimia, bagaimana cara penggunaanya dan berikan 3 contoh dari penilaian biokimia serta keuntungan dan kerugian dari pengukuran tersebut.
3.       Jelaskan tentang pemeriksaan klinis, bagaimana cara melakukannya dan berikan 3 contoh, serta keuntungan dan kerugian dari pengukuran tersebut.

F.    Kepustakaan
1.        Supariasa I. D. N., Bakri B., Fajar I. (2002). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.
2.         Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat. (2010). Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.
                                               

KISI-KISI TES OBJEKTIF

Mata kuliah                 :           Penilaian Status Gizi
Semester                   :            6
Waktu                         :            2 x 60 menit
Tipe Tes                     :            Objektif
Jumlah Butir Tes        :            5 (lima)

No.
POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN
JENJANG KEMAMPUAN DAN TINGKAT KESUKARAN
JUMLAH BUTIR SOAL
%
C1
C2
C3
C4,5,6
M
U
D
A
H

S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H

S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H
S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H
S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

1.
Metode penilaian status gizi secara langsung
1











1
20
2.
Pengukuran antropometri


1

1







2
40
3.
Pemeriksaan biokimia


1









1
20
4.
Pemeriksaan klinis




1







1
20







SOAL – SOAL PILIHAN GANDA

1.     Manakah  dibawah ini yang TIDAK termasuk penilaian gizi secara langsung?
a.     Pemeriksaan biokimia  
b.     Pemeriksaan biofisik
c.      Pengukuran antropometri
d.     Pemeriksaan klinis
e.     Survei konsumsi makanan
2.     Kelebihan dari pengukuran antropometri adalah:
a.     Memerlukan data referensi
b.     Biaya relatif mahal
c.      Subjektif
d.    Tidak menimbulkan rasa sakit
e.     Waktu relatif lama
3.     Jaringan utama yang diukur pada pengukuran tinggi badan adalah
a.     Kulit
b.     Otot
c.     Tulang
d.     Sendi
e.     Lemak
4.     Keterbatasan dari pemeriksaan klinis:
a.     Relatif mahal
b.    Subjektif
c.      Relatif cepat
d.     Tidak menimbulkan rasa sakit
e.     Membutuhkan data referensi
5.     Kadar normal albumin dalam darah adalah
a.     2-2,5 gram/100 ml
b.     2,5-3,5 gram/100 ml
c.      3-4,5 gram/100 ml
d.    3,5-5 gram/100 ml
e.     4-5,5 gram/100 ml



  
KISI-KISI TES URAIAN

Soal Essay
1.     Sebutkan 3 kelebihan dan 3 kekurangan dari pengukuran antropometri.
2.     Sebutkan 3 kelebihan dan 3 kekurangan dari pemeriksaan biokimia.
3.     Sebutkan 3 kelebihan dan 3 kekurangan dari pemeriksaan klinis.
4.     Sebutkan 5 alat yang digunakan pada pengukuran antropometri.
5.     Sebutkan tujuan pengukuran antropometri berikut ini:
a.     Pengukuran lingkar lengan atas pada wanita usia subur.
b.     Penimbangan bayi.
 

Jawaban soal Essay
1.     Kelebihan Pengukuran Antropometri:
       Relatif murah
       Dapat dilakukan dengan cepat
       Objektif
       Dapat dilakukan oleh kader yang telah dilatih, tidak harus staf dengan kualifikasi tinggi
       Dapat dinilai derajatnya
       Relatif tidak menimbulkan rasa sakit.
Kekurangan pengukuran antropometri:
       Membutuhkan data acuan yang relevan
       Tidak sensitif
       Beresiko ada kesalahan dalam peralatan
       Beresiko ada kesalahan pada observer
       Hanya mendapatkan data pertumbuhan, obesitas, malnutrisi karena kurang energi dan protein, tidak dapat memperoleh informasi malnutrisi karena defisiensi zat gizi mikro.
2.     Kelebihan Pemeriksaan Biokimia:
Dapat dilakukan dengan cepat
Objektif
Dapat dinilai derajatnya
            Kekurangan pemeriksaan biokimia:
       Membutuhkan data acuan yang relevan
       Relatif mahal
       Penyebaran laboratorium yang belum merata
       Kesukaran yang berhubungan dengan spesimen pada saat pengumpulan, pengawetan, dan transportasi.

3.     kelebihan pemeriksaan klinis:
·      Relatif murah
·      Dapat dilakukan dengan cepat
·      Dapat dilakukan oleh kader yang telah dilatih, tidak harus staf dengan kualifikasi tinggi
·      Relatif tidak menimbulkan rasa sakit.
kekurangan pemeriksaan klinis:
·      Membutuhkan staf yang betul-betul terlatih
·      Subjektif
·      Banyak tanda klinis yang muncul pada tingkat defisiensi berat
·      Keterbatasan kepastian penyebab dari hasil pemeriksaan.
4.     Alat-alat yang digunakan pada pengukuran antropometri:
Mikrotoa, dacin, bath room scale, pita meteran, pita pengukur lingkar lengan,skin-fold calipers, densitometer.
5.     Tujuan dari:
a.     Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LLA) pada Wanita Usia Subur (WUS): untuk mengetahui risiko kekurangan energi dan protein pada WUS.
b.     Penimbangan bayi: untuk melihat laju pertumbuhan fisik maupun status gizi.






KISI-KISI TES URAIAN


Mata kuliah                 :           Penilaian Status Gizi
Semester                   :            6
Waktu                         :            2 x 60 menit
Tipe Tes                     :            Uraian (Essay)
Jumlah Butir Tes        :            5 (lima)

No.
POKOK BAHASAN DAN SUB POKOK BAHASAN
JENJANG KEMAMPUAN DAN TINGKAT KESUKARAN
JUMLAH BUTIR SOAL
%
C1
C2
C3
C4,5,6
M
U
D
A
H

S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H

S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H
S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

M
U
D
A
H
S
E
D
A
N
G
S
U
K
A
R

1.
Metode penilaian status gizi secara langsung












0
0
2.
Pengukuran antropometri

1


1
1






3
60
3.
Pemeriksaan biokimia




1







1
20
4.
Pemeriksaan klinis




1







1
20

:: http://redbox53.blogspot.com/

Roti Gosong


Ketika saya kecil, saya masih ingat, ibu suka membuat makan untuk makan malam kami. Malam itu ibu meletakkan di depan ayah sebuah piring berisi telur, sosis serta roti gosong yang terbakar. Saya ingat sekali, saya menantikan  reaksi semua orang, apakah mereka tahu bahwa roti ayah gosong terbakar. Tetapi ayah saya mengambil rotinya dan memakannya seperti biasa. Ia seolah tidak merasakan pahitnya roti yang gosong itu, malah ia tersenyum kepada ibu dan bertanya kepada saya, apakah saya menikmati pelajaran sekolah hari itu. Aku tidak ingat apakah jawabanku malam itu kepada ayah, tetapi aku ingat ia menikmati setiap gigitan roti yang gosong itu. Ketika aku meninggalkan meja makan, aku mendengar ibu meminta maaf untuk roti yang gosong itu. Dan aku masih ingat ayah berkata, “sayang, aku suka roti gosong.”

Ketika aku memberikan ciuman kepada ayahku malam itu, aku bertanya kepadanya, “ayah, apa ayah betul-betul suka roti gosong?” ayah merauh aku dan merangkul aku dengan tangannya, dan ia berkata, “sayang, ibumu sudah bekerja keras seharian dan dia betul-betul lelah. Di samping itu, roti gosong tidak akan mencelakai siapapun juga.”

Hidup ini penuh dengan hal-hal yang tidak sempurna dan orang-orang yang tidak sempurna. Kita sendiri bukan orang yang terbaik di dalam bidang kita, ada banyak hal sering terlupakan oleh kita atau kita lakukan dengan salah, bahkan kita pernah lupa hari ulang tahun pernikahan kita sendiri, sama seperti yang  juga dilakukan oleh orang lain. Oleh karena itu, mari kita belajar untuk menerima satu dengan yang lain apa adanya dan tidak menuntut orang lain berlaku dengan sempurna sementara kita sendiri juga masih banyak kekurangan. Yang paling penting kita lakukan di dunia ini adalah membangun hubungan yang sehat dan yang kekal, yang bertumbuh ke arah Dia.

Sikap saling menerima seperti ini tidak hanya berlaku di hubungan suami-istri atau orang tua dan anak, tetapi juga dengan sesama kita di kantor, di gereja, di lingkungan kita, di kampus dan di manapun kita berada selama masih ada manusianya dan manusia itu pasti tidak ada yang sempurna.

Dua kunci utama untuk dapat menerima orang lain apa adanya adalah: Pertama, ingatlah bahwa Tuhan Yesus menerima kita apa adanya, dengan segala kekurangan dan keberdosaan kita. Kita berharga di mataNya dan ia tidak melihat kita dengan segala kekurangan kita. Ia menerima kita dan terus berusaha menuntun kita menuju ke kesempurnaan. Kedua, pikirkanlah bahwa diri kita pun juga tidak sempurna, ada atau mungkin banyak juga kekurangannya, dan kita pun bias membuat kesalahan yang sama dengan yang dibuat orang lain. Jangan penuhi hati dan pikiran kita dengan tuntutan, tetapi penuhilah dengan sikap penerimaan yang positif, ini akan membantu orang lain juga untuk bertumbuh lebih baik.

@mansor260311

Jumat, 07 Mei 2010

Memperingati 170 tahun Peter Tchaikovsky

Peter Ilich Tchaikovsky, kadang juga dieja Peter Ilich Tchaikovsky adalah seorang komponis Rusia, banyak menulis musik balet seperti Swan Lake dan The Nutcracker. Lahir: May 7, 1840. Kamsko-Votkinsk, Russia. Wafat: November 6, 1893. St. Petersburg, Russia.
Google membuat banner khusus untuk "Memperingati 170 tahun kelahiran Pyotr Ilyich Tchaikovsky".

Pedro Ilich Tchaikovsky mempunyai pikiran yang begitu tajam akan hal-hal disekelilingnya, ia senang mengunci diri dalam sebuah kamar di rumah yang menyimpan sebuah orkestiron (sejenis instrumen orkestra yang diciptakan leh Vaucanson pada tahun 1780). Dalam usia empat tahun Pedro Ilich Tchaikovsky rasa tertarik dan keinginannya untuk hadir dalam pelajaran bahasa prancis dan jeman di kelas kakaknya. Hal yang benar-benar menarik perhatiannya adalah musik. Pada masa kecilnya ia sering sedang duduk terpesona melihat permainan piano ibunya, tetapi pada tahun 1848 keluarga Tchaikovsky mejual kekayaannya pada Votkins dan pindah ke Moskow di mana ayahnya mendapat pekerjaan yang lebih baik.

Pada tanggal 28 Oktober 1893, karya Tchaikovsky  diperagakan di San Petersburg. Dia sendiri yang memimpin orkestranya. Walaupun tidak begitu mengerti kebesaran seluruhnya simfoni tersebut, tapi Pyotr Ilyich Tchaikovsky merasa bangga bahwa itu adalah wasiat musiknya yang asli. Beberapa hari sesudah pagelaran, Pyotr Ilyich Tchaikovsky makan siang bersama saudara laki-lakinya Modesto, dan tidak memikirkan kesehatannya. Ia meminum segelas air mentah. Sejak saat itulah sang komponis jatuh sakit parah. Dokter istana menjaganya siang dan malam, hanya dalam waktu beberapa hari Pyotr Ilyich Tchaikovsky mulai dalam keadaan tidak sadar.

Pada pukul tiga dinihari tanggal 6 November 1893, jasad Pyotr Ilyich Tchaikovsky kelihatan memperoleh kesadaran untuk melihat sesaat. Modesto ke tempat berbaring Tchaikovsky, tetapi semua sudah berakhir. Pyotr Ilyich Tchaikovsky meninggal dunia, pada usia 53 tahun. Banyak versi yang mengatakan kalau Tchaikovsky meninggal karena penyakit kolera, yaitu penyakit yang sama dengan ibunya.

In his own words...

"How can one express the indefinable sensations that one experiences while writing an instrumental composition that has no definite subject? It is a purely lyrical process. It is a musical confession of the soul, which unburdens itself through sounds just as a lyric poet expresses himself through poetry... As the poet Heine said, 'Where words leave off, music begins.' "

(dari berbagai sumber)
:: http://redbox53.blogspot.com/

Kamis, 04 Februari 2010

TOKO GROSIR SURGA

TOKO GROSIR SURGA

Suatu hari dalam perjalanan hidup saya, saya melihat sebuah papan bertuliskan, "Toko Grosir Surga". Ketika saya berjalan dan hendak masuk ke toko itu, pintu segera terbuka dengan begitu lebar. Sementara saya berdiri dalam kebingungan ketika berada dalam toko tersebut, saya melihat banyak malaikat yang berdiri dimana-mana. Salah satu dari mereka memberikan keranjang belanja kepada saya sambil berkata, "Anakku, berbelanjalah dan pilih apa saja yang engkau mau, semua kebutuhan tersedia di toko ini dan jika engkau tidak bisa membawa semua belanjaanmu, engkau boleh kembali lagi kesini."
Pertama-tama saya mengambil KESABARAN dan KASIH , karena keduanya berada di rak yang sama. Dibawah rak itu saya melihat PENGERTIAN dan saya pun mengambilnya. "Kau selalu memerlukannya dimanapun kau pergi," kata malaikat yang ada di depan saya. Saya mengambil 2 kotak KEBIJAKSANAAN dan sekantong IMAN . Saya berhenti sejenak untuk mengambil sebungkus KEKUATAN dan KETEGUHAN HATI untuk menolong dan memampukan saya melalui perjuangan hidup ini. Meskipun keranjang saya sudah penuh, tetapi saya teringat bahwa saya membutuhkan ANUGERAH. Saya juga tidak melupakan KESELAMATAN karena saya tahu itu merupakan barang yang gratis di toko tersebut. Saya mengambil lebih, agar bisa membagikannya kepada orang lain yang membutuhkannya. Saya berpikir, "ini kan cuma-cuma." Keranjang saya kini benar-benar penuh dan saya berjalan ke kasir untuk membayar belanjaan. Saya berpikir, "Dengan semua yang saya beli, saya pasti bisa menyenangkan Tuhan saya."
Di depan kasir saya melihat DOA dan tanpa menunggu lebih lama saya segera mengambilnya karena saya tahu tanpa DOA saya akan segera jatuh dalam pencobaan. DAMAI dan SUKACITA adalah dua hal penting yang hampir saya lupakan. Saya segera mengambil satu keranjang kecil untuk keduanya dan untuk NYANYIAN PUJIAN.
Pada akhirnya saya berkata kepada malaikat, "Sekarang berapa yang harus saya bayar?" Ia hanya tersenyum dan berkata, "Kamu tinggal membawanya saja." Sekali lagi saya bertanya dalam kebingungan, "Sungguh, berapa harga semua ini?" Ia tersenyum dan berkata, "Anakku, bertahun-tahun yang lalu Yesus telah membayar semuanya untukmu."
Aku terharu, aliran-aliran bening membanjiri mataku. Di dalam Iman semuanya sudah tersedia bagi kita yang percaya kepada YESUS. Kita tinggal mengambilnya kapan dan berapa banyak yang kita mau. Alkitab berkata bahwa Ia datang supaya kita memiliki hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan . DIA menjadi miskin agar kita kaya dalam segala hal.
Saat ini "Toko Grosir Sorga" masih terbuka, dan YESUS mengharapkan agar kita semua datang dan menikmati hasil dari pengorbananNYA .
(MANNA SORGAWI no 99 tahun IX, dengan sedikit perubahan)

::
http://redbox53.blogspot.com/

Selasa, 24 November 2009

Hubungan antara Dokter dan Pasien yang Baik

Hubungan antara Dokter dan Pasien yang Baik

Tidak ada seorangpun yang mau menderita sakit. Namun, semua manusia pasti pernah menderita sakit dari mulai sakit ringan sampai yang berat. Ada banyak penyakit bisa sembuh dengan sendirinya atau hanya perlu obat-obatan ringan, namun banyak pula penyakit yang cukup serius sehingga memerlukan penanganan oleh dokter. Agar dapat dilakukan pengobatan dengan baik, pasien harus memiliki hubungan yang baik dengan dokter yang menanganinya. Berikut akan dibahas bagaimana agar hubungan pasien dengan dokter dapat berjalan dengan baik.

Pemilihan Dokter
Dokter bukan hanya dibutuhkan ketika sakit, namun ketika sehat pun dokter sebenarnya diperlukan untuk mencegah penyakit atau menjaga & meningkatan kesehatan fisik maupun psikis dari pasien-pasiennya. Kesehatan pribadi pun sangat berkaitan dengan kondisi kesehatan dari keluarganya, sehingga dokter yang harusnya dipilih adalah dokter yang bisa melayani kesehatan seluruh anggota keluarga dari mulai bayi sampai lansia, bukan hanya saat sakit, melainkan juga pada saat sehat untuk menjaga & meningkatkan derajat kesehatan.
Dokter yang bisa melakukan hal tersebut adalah dokter keluarga, yang memang sudah belajar & dilatih untuk menangani penyakit & menjaga kesehatan masyarakat dari mulai lahir sampai lansia. Di Indonesia, dokter umum dapat menjadi dokter keluarga. Jangan ragu untuk menggunakan dokter umum/keluarga karena menurut statistik, sebagian besar penyakit & pencegahannya cukup & bisa ditangani oleh dokter umum/keluarga.
Dengan menggunakan dokter umum/keluarga, pemeliharaan kesehatan dapat dilakukan lebih efisien. Riwayat kesehatan pribadi & keluarga dapat dicatat dengan baik sehingga memudahkan penanganan ketika sakit. Biaya pengobatan dapat ditekan karena dokter sudah sangat mengenal pasiennya sehingga tidak perlu mengulang pemeriksaan, mencoba pengobatan dari awal, atau memberikan obat yang tidak cocok untuk pasien, misalnya yang menimbulkan reaksi alergi.
Dokter umum/keluarga pun dapat melakukan perawatan kesehatan untuk keadaan-keadaan khusus, misalnya pada kehamilan & persalinan normal. Sebagian besar kehamilan & persalinan yang dialami oleh kaum perempuan adalah kehamilan & persalinan yang normal, sehingga penanganan oleh dokter umum/keluarga pun sudah cukup.
Jika diperlukan untuk kasus-kasus khusus, misalnya pembedahan atau penyakit yang kompleks, dokter keluarga akan merujuk pasien pada dokter spesialis namun tetap dokter keluarga dapat terus mendampingi pasien selama proses pengobatan. Dalam sebagian kasus, pengobatan spesialistik pun dapat dilakukan dokter keluarga di bawah pengawasan dokter spesialis.

Kepercayaan
Hubungan dokter-pasien adalah hubungan kepercayaan, jadi tanpa rasa percaya di antara keduanya, pengobatan tidak mungkin dilakukan dengan baik. Sehingga pasien harus memilih dokter yang dapat dia percayai. Kepercayaan tidak akan timbul dengan sendirinya, membutuhkan waktu. Sehingga kebiasaan gemar mengganti dokter setiap kali sakit adalah kebiasaan yang kurang baik dalam membangun kepercayaan di antara pasien dengan dokternya.

Komunikasi
Selain kepercayaan, komunikasi adalah inti dari hubungan pasien-dokter, sehingga komunikasi yang baik di antara keduanya memegang peranan sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Pasien harus terbuka dalam berkomunikasi dengan dokternya, begitu pula sebaliknya, karena tanpa keterbukaan, dokter akan kesulitan dalam mengetahui riwayat kesehatan pasiennya yang penting untuk menentukan pengobatan yang tepat.
Jika diperlukan, pasien dapat mencatat semua hal yang dirasakan berkaitan dengan keluhannya agar tidak ada yang terlewat/terlupakan sehingga dapat disampaikan pada dokter, itu termasuk kebiasaan, pola makan, obat & suplemen makanan yang digunakan, dst.
Pasien juga sangat disarankan untuk aktif bertanya untuk hal-hal yang tidak mengerti atau ketika merasa ragu/bingung, baik mengenai penyakit, pemeriksaan, & pengobatan yang diberikan. Jika pertanyaan-pertanyaan itu sudah muncul sebelum berkunjung ke dokter, sebaiknya dicatat sehingga tidak ada yang terlewat untuk ditanyakan.
Jika dianggap penting, pasien juga disarankan untuk mencatat/merekam jawaban/penjelasan dari dokter sehingga tidak salah atau lupa ketika menjalani pengobatan. Beberapa dokter juga kadang memberikan/meminjamkan buku, artikel majalah, atau brosur yang berkaitan dengan penyakit & pengobatannya.
Pencatatan juga dianjurkan untuk dilakukan oleh pasien untuk hal-hal yang penting mengenai kesehatannya, misalnya alergi obat atau penyakit berat & pembedahan yang pernah dialami.
Dokter pun harus mencatat dengan lengkap keadaan kesehatan pasiennya dalam rekam medik & menyimpannya dengan baik untuk menjaga kerahasiaannya, sehingga riwayat kesehatan pasien dapat diketahui dengan baik.
Dalam pengobatan, dokter harus menjelaskan dalam bahasa awam pengobatan yang akan diberikan, termasuk lama pengobatan, cara kerja & efek dari obat yang diharapkan, efek samping, juga jika diperlukan adanya perubahan pola hidup (istirahat, makan, minum).
Bacalah resep yang diberikan dokter, jika pasien tidak bisa membacanya, minta dokter untuk membacakan nama, dosis, & cara pakai obatnya sehingga menghindari kesalahan pemberian obat dari pihak apotek karena salah membaca resep yang dapat menimbulkan bahaya.
Jika akan dilakukan tindakan pemeriksaan atau pengobatan lanjut, misalnya yang membutuhkan biaya mahal, memasukkan alat ke tubuh, atau pembedahan, dokter juga harus menjelaskan dengan lengkap & meminta persetujuan dari pasien untuk tindakan tersebut.
Komunikasi antara pasien-dokter juga bukan hanya saat di tempat praktik, tetapi dapat dilakukan di waktu & tempat lain, sehingga mintalah nomor telepon atau alamat e-mail untuk mengontak dokter jika pasien sewaktu-waktu memiliki masalah dengan pengobatan atau ada pertanyaan yang berkaitan dengan pengobatannya.

Penutup
Pasien dianjurkan untuk memilih dokter keluarga yang dapat memberikan rasa percaya, merasa nyaman menceritakan masalah kesehatannya & menjalani pemeriksaan, lalu menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh pasien & menjelaskannya dengan bahasa awam, juga memberikan cukup waktu untuk itu semua.
Dengan memiliki hubungan pasien-dokter yang baik, pasien dapat memperoleh derajat kesehatan yang optimal, pelayanan kesehatan yang efisien, & mencegah terjadinya kesalahan dalam pengobatan yang tidak perlu.
::
http://redbox53.blogspot.com/